Lupa pada nama sesuatu, keterampilan, atau informasi yang dipelajari dari kelas seringkali dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Akan tetapi, tampaknya secara tidak sadar, penelitian menunjukkan bahwa lupa memainkan peran positif dalam pembelajaran.
Hal itu sebenarnya, menurut Robert A. Bjork, PhD, profesor penelitian di departemen psikologi di University of California, Los Angeles, dapat meningkatkan retensi jangka panjang, pencarian informasi, dan kinerja.
Ia menjelaskan petunjuk kontekstual memainkan peran pada bagaimana orang menyimpan dan mengambil ingatan mereka.
Perubahan konteks dapat menyebabkan lupa, tetapi juga dapat mengubah - dan memperkaya - bagaimana informasi dikodekan dan diambil, yang dapat meningkatkan pembelajaran.
Bjork mendefinisikan lupa sebagai "penurunan dalam seberapa mudah sejumlah informasi atau prosedur diakses pada titik waktu tertentu."
Misalnya, beberapa hal mungkin dicantumkan dengan kuat dalam ingatan kita (disebut sebagai "kekuatan penyimpanan yang kuat") - seperti nomor telepon masa kecil - tetapi mungkin sulit untuk diambil dengan cepat karena lamanya rentang waktu sejak informasi tersebut diakses ("kekuatan pengambilan yang lemah").
The American Physiological Society
Hal itu sebenarnya, menurut Robert A. Bjork, PhD, profesor penelitian di departemen psikologi di University of California, Los Angeles, dapat meningkatkan retensi jangka panjang, pencarian informasi, dan kinerja.
Ia menjelaskan petunjuk kontekstual memainkan peran pada bagaimana orang menyimpan dan mengambil ingatan mereka.
Perubahan konteks dapat menyebabkan lupa, tetapi juga dapat mengubah - dan memperkaya - bagaimana informasi dikodekan dan diambil, yang dapat meningkatkan pembelajaran.
Bjork mendefinisikan lupa sebagai "penurunan dalam seberapa mudah sejumlah informasi atau prosedur diakses pada titik waktu tertentu."
Misalnya, beberapa hal mungkin dicantumkan dengan kuat dalam ingatan kita (disebut sebagai "kekuatan penyimpanan yang kuat") - seperti nomor telepon masa kecil - tetapi mungkin sulit untuk diambil dengan cepat karena lamanya rentang waktu sejak informasi tersebut diakses ("kekuatan pengambilan yang lemah").
The American Physiological Society
Comments
Post a Comment