Saat suhu udara berada di 160 derajat Fahrenheit (sekitar 70 derajat Celcius), banyak yang bisa terjadi: telur goreng, bakteri salmonella mati, dan kulit manusia akan menderita luka bakar tingkat tiga.
Saat ada sebuah mobil diparkir di bawah sinar matahari yang panas, dasbornya dapat mencapai suhu 70 derajat Celcius dalam waktu sekitar satu jam. Satu jam ini juga soal berapa lama waktu bagi seorang anak kecil yang terperangkap di dalam mobil bisa menderita luka panas atau bahkan yang paling serius, meninggal karena hipertermia.
Para peneliti di Arizona State University dan University of California di San Diego School of Medicine telah menyelesaikan studi yang membandingkan bagaimana berbagai jenis mobil yang berbeda menjadi panas pada hari-hari yang terik ketika terpapar sejumlah tempat teduh dan sinar matahari yang berbeda-beda untuk periode waktu yang berbeda. Tim peneliti juga memperhitungkan bagaimana perbedaan ini akan memengaruhi suhu tubuh anak hipotetis berusia 2 tahun yang tertinggal di kendaraan pada hari yang terik. Studi mereka dipublikasikan 24 Mei di jurnal Temperature.
"Studi kami tidak hanya mengkuantifikasi perbedaan suhu di dalam kendaraan yang diparkir di tempat teduh dan matahari, tetapi juga menjelaskan bahwa bahkan hanya memarkir kendaraan di tempat teduh dapat fatal bagi anak kecil," kata Nancy Selover, seorang ahli iklim di Arizona State dan profesor peneliti di School of Geographical Sciences and Urban Planning Arizona State University.
Dari Januari hingga Mei 2018, enam anak telah meninggal setelah ditinggalkan di mobil-mobil panas di Amerika Serikat. Angka itu akan naik. Setiap tahun di AS, rata-rata 37 anak yang ditinggal di mobil yang panas meninggal karena komplikasi hipertermia — ketika tubuh memanas hingga di atas 40 derajat Celcius dan tidak bisa mendingin. Lebih dari 50 persen kasus seorang anak yang meninggal dalam mobil panas melibatkan orang tua atau pengasuh yang lupa meninggalkan anak di dalam mobil.
Hasil Temuan
Peneliti menggunakan enam kendaraan dalam penelitian ini: Dua sedan ukuran sedang perak identik, dua mobil ekonomi perak identik, dan dua minivan perak identik. Selama tiga hari musim panas yang terik dengan suhu di atas 36 derajat Celcius di Tempe, Arizona, para peneliti memindahkan mobil dari tempat terik matahari ke tempat teduh selama periode waktu yang berbeda-beda sepanjang hari. Peneliti mengukur suhu udara di dalam mobil dan suhu permukaan di seluruh bagian yang berbeda pada hari itu.
"Tes-tes ini menirukan apa yang mungkin terjadi selama perjalanan berbelanja," kata Selover. "Kami ingin tahu seperti apa bagian interior setiap kendaraan setelah satu jam, soal waktu yang diperlukan untuk membeli bahan-bahan makanan. Saya tahu suhu memang akan panas, tapi saya terkejut dengan suhu permukaan."
Pada kendaraan yang diparkir di bawah terik matahari selama simulasi perjalanan berbelanja, suhu kabin rata-rata mencapai 46 derajat Celcius dalam satu jam. Papan dasbor rata-rata 70 derajat, roda kemudi 53 derajat, dan kursi 50,5 derajat dalam satu jam.
Pada kendaraan yang diparkir di tempat teduh, suhu interior mendekati 37 derajat setelah satu jam. Papan dasbor rata-rata 47 derajat, roda kemudi 41 derajat dan kursi 40,5 derajat setelah satu jam.
Berbagai jenis kendaraan yang diuji menghangat pada tingkat yang berbeda, dengan pemanasan mobil ekonomi lebih cepat daripada sedan ukuran sedang dan minivan.
"Kita masuk kembali ke mobil pada hari-hari yang terik dan hampir tidak bisa menyentuh setir," kata Selover. "Tapi, bayangkan apa yang akan terjadi pada anak yang terperangkap di kursi mobil. Dan begitu Anda memasukkan seseorang ke dalam mobil-mobil panas ini, mereka akan menghembuskan nafas lembap ke udara. Saat terlalu banyak kelembaban di udara, seseorang tidak dapat didinginkan dengan keringat karena keringat tidak menguap cepat."
Hipertermia
Usia seseorang, berat badan, masalah kesehatan yang ada dan faktor-faktor lain, termasuk pakaian, akan memengaruhi bagaimana dan kapan panas bisa menjadi fatal. Para ilmuwan tidak dapat memprediksi dengan tepat kapan seorang anak akan menderita serangan panas (heatstroke), tetapi kebanyakan kasus melibatkan suhu tubuh inti anak yang naik di atas 40 derajat untuk jangka waktu yang lama.
Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan data untuk memodelkan suhu tubuh anak laki-laki 2 tahun hipotetis. Tim menemukan bahwa seorang anak yang terperangkap di dalam mobil dalam kondisi penelitian dapat mencapai temperatur tersebut sekitar satu jam jika mobil diparkir di bawah sinar matahari, dan hanya di bawah dua jam jika mobil diparkir di tempat teduh.
"Kami berharap temuan ini dapat dimanfaatkan untuk membangun kesadaran dan pencegahan pediatrik serangan panas pada kendaraan dan pembuatan dan adopsi teknologi di dalam kendaraan untuk mengingatkan orang tua soal anak-anak yang ditinggal," kata Jennifer Vanos, peneliti studi utama dan asisten profesor iklim dan kesehatan manusia di UC San Diego.
Hipertermia dan efek serangan panas terjadi di sepanjang kontinum, kata Vanos. Cedera internal dapat dimulai pada suhu di bawah 40 derajat, dan beberapa yang selamat dari serangan panas ini hidup dengan kerusakan otak dan organ tubuh.
Mengapa memori hilang
Melupakan seorang anak di dalam mobil dapat terjadi pada siapa pun, kata Gene Brewer, seorang profesor psikologi ASU. Brewer, yang tidak terlibat dalam studi tentang panas, meneliti proses memori, dan pernah bersaksi sebagai saksi ahli dalam kasus pengadilan yang melibatkan orang tua yang anaknya meninggal di dalam mobil panas.
"Seringkali kisah-kisah ini melibatkan orang tua yang teralihkan perhatian," katanya. "Hilangnya memori sangat kuat, dan itu terjadi pada semua orang. Tidak ada perbedaan antara jenis kelamin, kelas ekonomi, kepribadian, ras, atau sifat lainnya. Secara fungsional, tidak ada banyak perbedaan antara lupa kunci Anda dan lupa anak Anda di dalam mobil."
Kebanyakan orang menghabiskan banyak waktu untuk perilaku rutin, melakukan kegiatan yang sama berulang kali tanpa memikirkannya. Misalnya, mengendarai rute yang sama untuk bekerja, membawa anak-anak ke tempat penitipan anak pada hari Selasa dan Kamis, atau meninggalkan kunci mobil di tempat yang sama setiap hari. Ketika masuk informasi baru pada rutinitas tersebut, seperti hari libur orang tua yang tiba-tiba berubah atau panggilan telepon darurat dari bos dalam perjalanan ke kantor, saat itulah terjadi pengabaian memori.
"Pengabaian kognitif ini tidak ada hubungannya dengan anak," kata Brewer. "Pengabaian kognitif terjadi karena pikiran seseorang telah berada di tempat baru, dan rutinitas mereka telah terganggu. Mereka tiba-tiba memikirkan hal-hal baru, dan itu mengarah pada kelupaan. Tidak seorang pun di dunia ini memiliki ingatan yang sempurna."
Medical Xpress
Saat ada sebuah mobil diparkir di bawah sinar matahari yang panas, dasbornya dapat mencapai suhu 70 derajat Celcius dalam waktu sekitar satu jam. Satu jam ini juga soal berapa lama waktu bagi seorang anak kecil yang terperangkap di dalam mobil bisa menderita luka panas atau bahkan yang paling serius, meninggal karena hipertermia.
Para peneliti di Arizona State University dan University of California di San Diego School of Medicine telah menyelesaikan studi yang membandingkan bagaimana berbagai jenis mobil yang berbeda menjadi panas pada hari-hari yang terik ketika terpapar sejumlah tempat teduh dan sinar matahari yang berbeda-beda untuk periode waktu yang berbeda. Tim peneliti juga memperhitungkan bagaimana perbedaan ini akan memengaruhi suhu tubuh anak hipotetis berusia 2 tahun yang tertinggal di kendaraan pada hari yang terik. Studi mereka dipublikasikan 24 Mei di jurnal Temperature.
"Studi kami tidak hanya mengkuantifikasi perbedaan suhu di dalam kendaraan yang diparkir di tempat teduh dan matahari, tetapi juga menjelaskan bahwa bahkan hanya memarkir kendaraan di tempat teduh dapat fatal bagi anak kecil," kata Nancy Selover, seorang ahli iklim di Arizona State dan profesor peneliti di School of Geographical Sciences and Urban Planning Arizona State University.
Dari Januari hingga Mei 2018, enam anak telah meninggal setelah ditinggalkan di mobil-mobil panas di Amerika Serikat. Angka itu akan naik. Setiap tahun di AS, rata-rata 37 anak yang ditinggal di mobil yang panas meninggal karena komplikasi hipertermia — ketika tubuh memanas hingga di atas 40 derajat Celcius dan tidak bisa mendingin. Lebih dari 50 persen kasus seorang anak yang meninggal dalam mobil panas melibatkan orang tua atau pengasuh yang lupa meninggalkan anak di dalam mobil.
Hasil Temuan
Peneliti menggunakan enam kendaraan dalam penelitian ini: Dua sedan ukuran sedang perak identik, dua mobil ekonomi perak identik, dan dua minivan perak identik. Selama tiga hari musim panas yang terik dengan suhu di atas 36 derajat Celcius di Tempe, Arizona, para peneliti memindahkan mobil dari tempat terik matahari ke tempat teduh selama periode waktu yang berbeda-beda sepanjang hari. Peneliti mengukur suhu udara di dalam mobil dan suhu permukaan di seluruh bagian yang berbeda pada hari itu.
"Tes-tes ini menirukan apa yang mungkin terjadi selama perjalanan berbelanja," kata Selover. "Kami ingin tahu seperti apa bagian interior setiap kendaraan setelah satu jam, soal waktu yang diperlukan untuk membeli bahan-bahan makanan. Saya tahu suhu memang akan panas, tapi saya terkejut dengan suhu permukaan."
Pada kendaraan yang diparkir di bawah terik matahari selama simulasi perjalanan berbelanja, suhu kabin rata-rata mencapai 46 derajat Celcius dalam satu jam. Papan dasbor rata-rata 70 derajat, roda kemudi 53 derajat, dan kursi 50,5 derajat dalam satu jam.
Pada kendaraan yang diparkir di tempat teduh, suhu interior mendekati 37 derajat setelah satu jam. Papan dasbor rata-rata 47 derajat, roda kemudi 41 derajat dan kursi 40,5 derajat setelah satu jam.
Berbagai jenis kendaraan yang diuji menghangat pada tingkat yang berbeda, dengan pemanasan mobil ekonomi lebih cepat daripada sedan ukuran sedang dan minivan.
"Kita masuk kembali ke mobil pada hari-hari yang terik dan hampir tidak bisa menyentuh setir," kata Selover. "Tapi, bayangkan apa yang akan terjadi pada anak yang terperangkap di kursi mobil. Dan begitu Anda memasukkan seseorang ke dalam mobil-mobil panas ini, mereka akan menghembuskan nafas lembap ke udara. Saat terlalu banyak kelembaban di udara, seseorang tidak dapat didinginkan dengan keringat karena keringat tidak menguap cepat."
Hipertermia
Usia seseorang, berat badan, masalah kesehatan yang ada dan faktor-faktor lain, termasuk pakaian, akan memengaruhi bagaimana dan kapan panas bisa menjadi fatal. Para ilmuwan tidak dapat memprediksi dengan tepat kapan seorang anak akan menderita serangan panas (heatstroke), tetapi kebanyakan kasus melibatkan suhu tubuh inti anak yang naik di atas 40 derajat untuk jangka waktu yang lama.
Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan data untuk memodelkan suhu tubuh anak laki-laki 2 tahun hipotetis. Tim menemukan bahwa seorang anak yang terperangkap di dalam mobil dalam kondisi penelitian dapat mencapai temperatur tersebut sekitar satu jam jika mobil diparkir di bawah sinar matahari, dan hanya di bawah dua jam jika mobil diparkir di tempat teduh.
"Kami berharap temuan ini dapat dimanfaatkan untuk membangun kesadaran dan pencegahan pediatrik serangan panas pada kendaraan dan pembuatan dan adopsi teknologi di dalam kendaraan untuk mengingatkan orang tua soal anak-anak yang ditinggal," kata Jennifer Vanos, peneliti studi utama dan asisten profesor iklim dan kesehatan manusia di UC San Diego.
Hipertermia dan efek serangan panas terjadi di sepanjang kontinum, kata Vanos. Cedera internal dapat dimulai pada suhu di bawah 40 derajat, dan beberapa yang selamat dari serangan panas ini hidup dengan kerusakan otak dan organ tubuh.
Mengapa memori hilang
Melupakan seorang anak di dalam mobil dapat terjadi pada siapa pun, kata Gene Brewer, seorang profesor psikologi ASU. Brewer, yang tidak terlibat dalam studi tentang panas, meneliti proses memori, dan pernah bersaksi sebagai saksi ahli dalam kasus pengadilan yang melibatkan orang tua yang anaknya meninggal di dalam mobil panas.
"Seringkali kisah-kisah ini melibatkan orang tua yang teralihkan perhatian," katanya. "Hilangnya memori sangat kuat, dan itu terjadi pada semua orang. Tidak ada perbedaan antara jenis kelamin, kelas ekonomi, kepribadian, ras, atau sifat lainnya. Secara fungsional, tidak ada banyak perbedaan antara lupa kunci Anda dan lupa anak Anda di dalam mobil."
Kebanyakan orang menghabiskan banyak waktu untuk perilaku rutin, melakukan kegiatan yang sama berulang kali tanpa memikirkannya. Misalnya, mengendarai rute yang sama untuk bekerja, membawa anak-anak ke tempat penitipan anak pada hari Selasa dan Kamis, atau meninggalkan kunci mobil di tempat yang sama setiap hari. Ketika masuk informasi baru pada rutinitas tersebut, seperti hari libur orang tua yang tiba-tiba berubah atau panggilan telepon darurat dari bos dalam perjalanan ke kantor, saat itulah terjadi pengabaian memori.
"Pengabaian kognitif ini tidak ada hubungannya dengan anak," kata Brewer. "Pengabaian kognitif terjadi karena pikiran seseorang telah berada di tempat baru, dan rutinitas mereka telah terganggu. Mereka tiba-tiba memikirkan hal-hal baru, dan itu mengarah pada kelupaan. Tidak seorang pun di dunia ini memiliki ingatan yang sempurna."
Medical Xpress
Comments
Post a Comment