Minum Kefir bisa bantu menurunkan hipertensi

Meminum kefir kemungkinan memiliki efek positif pada tekanan darah melalui peningkatan proses komunikasi antara usus dan otak.

Kefir adalah minuman susu probiotik terfermentasi yang dikenal bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri menguntungkan dalam sistem pencernaan.

Para peneliti subjek ini rencananya akan mempresentasikan temuan mereka di pertemuan tahunan American Physiological Society (APS) di Experimental Biology 2018 di San Diego.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ketidakseimbangan dalam koloni bakteri usus (mikrobiota) dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada sejumlah orang. Demikian pula, probiotik - suplemen bakteri hidup yang bermanfaat bagi sistem pencernaan - telah ditemukan bisa menurunkan tekanan darah, tetapi mekanisme yang terjadi ini tidak jelas.

Sebuah tim peneliti dari Universitas Auburn di Alabama, bekerja sama dengan Universitas Vila Velha di Brasil, mempelajari tiga kelompok tikus untuk menentukan bagaimana kefir mengurangi tekanan darah tinggi (hipertensi):

  • Satu kelompok mengalami hipertensi dan diobati dengan kefir ("diobati").

  • Satu kelompok mengalami hipertensi dan tidak diobati ("tidak diobati").

  • Satu kelompok memiliki tekanan darah normal dan tidak diobati ("kontrol").


Setelah sembilan minggu suplementasi kefir, tikus yang diberi perlakuan memiliki tingkat endotoksin yang lebih rendah (zat beracun yang terkait dengan gangguan pada sel), menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan permeabilitas usus bila dibandingkan dengan kelompok yang tidak diobati.

Usus sehat memungkinkan beberapa zat untuk lewat, tetapi umumnya akan bertindak sebagai penghalang guna mencegah bakteri dan zat berbahaya lainnya. Selain itu, suplementasi kefir memulihkan keseimbangan alami dari empat bakteri yang berbeda di usus dan enzim di otak yang penting bagi fungsi sistem saraf normal, menunjukkan bahwa sistem saraf dan pencernaan bekerja sama untuk mengurangi hipertensi.

"Data kami menunjukkan bahwa mekanisme terkait antihipertensi kefir melibatkan komunikasi mikrobiota usus - otak selama hipertensi," tulis para peneliti.

Science Daily

Comments