Cokelat hitam bisa meningkatkan fungsi penglihatan

Keuntungan baru cokelat hitam kini bisa masuk dalam jangkauan mata kita - dalam artian sebenarnya, setelah sebelumnya sebuah penelitian mengaitkan dengan kesehatan otak dan imunitas.

Satu penelitian awal menunjukkan bahwa memanjakan diri dengan makanan lezat ini dapat meningkatkan kemampuan penglihatan.

Para ilmuwan menemukan bahwa orang dewasa yang makan sebatang cokelat hitam menunjukkan peningkatan kejernihan visual dan kepekaan kontras yang signifikan dalam 2 jam setelah konsumsi.

Peneliti studi Jeff C. Rabin, dari University of the Incarnate Word Rosenberg School of Optometry di San Antonio, TX, dan timnya baru-baru ini melaporkan temuan mereka di JAMA Ophthalmology.

Bagi para pecinta cokelat, reputasi cokelat hitam mulai naik sebagai makanan sehat, ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang; karena mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, yang merupakan senyawa turunan tumbuhan yang dapat mengerahkan sejumlah efek positif, seperti mengurangi peradangan.

Diyakini bahwa flavonoid ini bertanggung jawab pada sebagian besar manfaat kesehatan potensial dari konsumsi cokelat hitam, termasuk meningkatkan fungsi kognitif yang lebih baik dan kesehatan jantung.

Dan sekarang, Rabin dan timnya mengatakan manfaat cokelat hitam kemungkinan dapat meluas ke penglihatan manusia .

Peningkatan ketajaman visual dan kepekaan kontras

Para peneliti mencapai kesimpulan tersebut setelah mereka menguji efek cokelat hitam pada penglihatan 30 orang dewasa yang sehat - sembilan pria dan 21 wanita - yang berusia rata-rata 26 tahun. Tidak ada subjek yang memiliki riwayat penyakit mata.

Dalam dua sesi terpisah, setiap peserta diminta untuk mengonsumsi sebatang kecil cokelat hitam yang mengandung 316,3 miligram flavanol - yang merupakan kelas flavonoid - atau batang cokelat susu kecil, mengandung hanya 40 miligram flavanol.

Percobaan ini dilakukan dengan para peserta tidak diberitahu jenis cokelat apa yang mereka konsumsi di setiap sesi.

Sekitar 2 jam setelah mengonsumsi cokelat, semua subjek menjalani pengujian visual.

Hasilnya menunjukkan peningkatan kepekaan kontras visual - atau kemampuan membaca huruf kecil dan besar pada kontras berbeda - setelah subjek mengonsumsi cokelat hitam, dibandingkan dengan saat mereka mengonsumsi cokelat susu.

Subjek juga mengalami sedikit peningkatan pada ketajaman visual - yaitu, kejelasan penglihatan - setelah mengonsumsi cokelat hitam.

Namun, para peneliti mencatat bahwa tidak jelas berapa lama perbaikan visual ini bertahan.

Mereka mencatat "temuan yang dilaporkan menunjukkan bahwa dosis tunggal cokelat hitam meningkatkan visibilitas pada target kecil dan memiliki kontras rendah dalam waktu 2 jam dibandingkan dengan cokelat susu, tetapi durasi perbedaan ini dan relevansi klinisnya masih belum pasti."

Perlu penelitian lebih lanjut

Sementara penelitian belum dapat mengidentifikasi alasan mengapa asupan cokelat hitam dapat meningkatkan penglihatan, para peneliti mengajukan beberapa teori.

Para peneliti mengatakan, ".... peningkatan retina, jalur visual, dan/atau aliran darah serebral dapat menjadi kontributor, meningkatkan bioavailabilitas oksigen dan nutrisi ke lokasi aktif secara metabolik."

Para peneliti juga mencatat sejumlah keterbatasan dalam penelitian mereka. Sebagai contoh, mereka mengakui bahwa para peserta mungkin telah menyadari jenis cokelat yang mereka konsumsi berdasarkan rasanya, dan ini mungkin telah memengaruhi hasil.

Kesimpulannya, tim percaya bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji potensi manfaat visual dari memakan cokelat hitam.

Medical News Today

Comments